Taxi Kapal Terancam Lumpuh Jika Distribusi BBM Terganggu
Taxi Kapal Terancam Lumpuh Jika Distribusi BBM Terganggu
Aktivitas transportasi sungai di wilayah Mendawai dan sekitarnya dikhawatirkan terganggu apabila pasokan bahan bakar minyak (BBM) mengalami hambatan. Sejumlah pelaku usaha taxi kapal mengaku distribusi BBM sangat vital untuk menunjang operasional harian mereka.
Menurut keterangan kuasa hukum Adv. AR. Dian Putra Perwira, S.H., persoalan distribusi BBM di wilayah sungai perlu disikapi secara objektif dan tidak terburu-buru menggiring opini publik sebelum adanya kepastian hukum.
“Ia juga mengapresiasi langkah Ditpolairud Polda Kalteng yang dinilai profesional dalam menangani persoalan tersebut dan telah memberikan ruang klarifikasi kepada kliennya.
“Pihak Ditpolairud hanya meminta keterangan dan mengamankan BBM untuk kepentingan klarifikasi. Klien kami bersikap kooperatif selama proses berlangsung dan saat ini persoalan tersebut telah selesai,” tegasnya.
“Klien kami bersikap kooperatif selama proses klarifikasi berlangsung. Saat ini permasalahan tersebut telah selesai,” tambahnya.
AR. Dian Putra Perwira, S.H. juga berharap masyarakat tidak lagi terpancing oleh pemberitaan maupun opini yang berkembang tanpa adanya informasi yang utuh.
Sejumlah pelaku usaha taxi kapal berharap distribusi BBM tetap berjalan normal agar operasional transportasi sungai dan aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu.
Wartawan: alpi


Komentar via Facebook