spbe njm niaga jaya makmur lumpuh total 2 mesin masih tersegel dan 2 mesin saat ini mengalami kerusakan
spbe njm niaga jaya makmur lumpuh total 2 mesin masih tersegel dan 2 mesin saat ini mengalami kerusakan
SAMPIT-KALTENG
20-02-2026 ada nya permasalahan spbe saat ini menggalami lumpuh total untuk produksi penggisian lpg3 kg terlihat jelas 2 mesin masih tersegel dan sisa 2 mesin tersisa saat ini menggalami kerusakan terjadi lumpuh total di spbe PT. Niaga jaya makmur
ada nya kecuragan sebelum nya masyarakat sanggat merasa kecewa membeli gas lpg3 kg tidak sesuai takaran di tambah saat ini spbe menggalami kerusaan dampak nya mengakibatkan kelangkaan gas lpg3 kg
masyarakat yang memerlukan gas lpg3 kg hanya bisa di beli di penggecer yang harga nya melambung tingggi mencapai 40.000 sampai 45.000 rb di akibat kan terjadi harga melambung tinggi terlalu bebas untuk di setiap pangkalan membagikan ke penggecer seharus nya pangkalan wajib memenuhi masyarakat sekitar lingkugan pangkalan bukan untuk para pengecer yang lebih di utamakan
pangkalan hampir rata2 jual harga jauh di atas hed 28.000 sampai 32.000 rb itu lah yang terjadi saat ini, masyarakat miskin merasa tertindas oleh para pangkalan dan penggecer di tambah ada kerusakan spbe PT. Niaga jaya makmur akan menambah susah masyarakat
peraturan di pangkalan hampir seluruh yang ada di kotim yang seharus nya pada pembelian gas wajib membawa ktp kk dan sebelum membeli wajib melakukan timbang sebelum membeli namun peraturan saat ini yang ada di setiap pangkalan hanyalah pormalitas saja
sering kali di temui yang membeli di setiap pangkalan hampir di angka terbayak yang mendapat kan gas lpg3 kg yang terutama para penggecer yang membawa keranjang di motor degan hitugan 12 tabung sekali membeli untuk mendapat kan keuntugan pribadi yang lebih besar untuk pangkalan maupun pengecer sanggat menggambil keuntugan besar dari jual di atas hed namun dampak dari itu lah masyarakat menjadi merasa keberatan untuk membeli gas lpg3 kg sedang kan sanggat jelas tertulis besar untuk masyarakat miskin
kami berharap kepada pengawasan PT. pertamina bph migas serta jajaran yang berwajib maupun aparat penegak hukum (APH) untuk segera turun ke lapagan agar bisa mendegar jeritan masyarakat miskin yang saat ini terlalu banyak kecuragan yang di lakukan di spbe pt.njm maupun pangkalan sekitar ujar nya,,,,(M.YS)


Komentar via Facebook