Mafia BBM di Balik SPBU Samuda, Aparat Jangan Jadi Penonton!

Mafia BBM di Balik SPBU Samuda, Aparat Jangan Jadi Penonton!

Mafia BBM di Balik SPBU Samuda, Aparat Jangan Jadi Penonton!

Cakrawalamentayanews- Sampit, 30 September 2025

Praktik kotor yang terjadi di SPBU Km 08 Samuda, Kotawaringin Timur, bukan sekadar ulah operator nakal semata. Lebih dari itu, indikasi adanya mafia BBM jelas tercium dari cara mereka memainkan barcode siluman untuk melayani para pelangsir.
 
Kita semua tahu, BBM bersubsidi adalah hak masyarakat kecil, bukan untuk para spekulan atau pelaku bisnis gelap. Namun faktanya, subsidi triliunan rupiah dari APBN justru bocor di jalanan. Pertalite yang seharusnya membantu rakyat, malah mengalir deras ke tangki mobil-mobil pelangsir yang kemudian dijual kembali dengan harga lebih tinggi. Inilah wajah nyata penyalahgunaan kebijakan subsidi di lapangan.
 
Lebih parah lagi, praktik ini seakan dibiarkan. Operator terang-terangan mengabaikan aturan barcode, sementara pihak manajemen SPBU bungkam. Pertamina sebagai pemegang kendali pun tampak lamban dalam melakukan pengawasan. Dan aparat hukum? Entah pura-pura tidak tahu, atau memang sudah terkooptasi oleh jaringan permainan BBM ini.
 
Jika praktik busuk ini dibiarkan, publik wajar menduga bahwa ada “setoran” yang mengalir ke oknum tertentu. Mafia BBM tidak mungkin bisa bertahan tanpa adanya beking. Dan kalau benar ada beking, itu artinya negara sedang dirampok dari dalam dengan cara yang sangat sistematis.
 
Kerugian negara jelas: subsidi BBM yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah per tahun tidak tepat sasaran. Rakyat kecil harus antre panjang, sementara para pelangsir bisa melenggang dengan barcode siluman. Apakah ini yang disebut keadilan sosial?
 
Kami, redaksi, menegaskan: Pertamina, aparat penegak hukum, dan pengelola SPBU tidak boleh lagi sekadar menjadi penonton. Tindak tegas operator nakal, usut jaringan pelangsir, dan bongkar indikasi mafia BBM sampai ke akar-akarnya. Jangan tunggu sampai amarah publik meledak karena merasa hak mereka terus dirampas secara terang-terangan.
 
Mafia BBM adalah musuh rakyat. Dan membiarkan mereka beroperasi sama artinya dengan mengkhianati mandat konstitusi untuk melindungi kepentingan rakyat banyak.
Jurnalis/Redaksi : M. Yns