Indonesia Resmi Gabung BRICS, Kekuatan Ekonomi Global Tembus Rp 490.000 Triliun
Indonesia Resmi Gabung BRICS, Kekuatan Ekonomi Global Tembus Rp 490.000 Triliun
Cakrawala Mentaya News – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-17 yang digelar di Rio de Janeiro, Brasil, pada 6–7 Juli 2025, menjadi tonggak sejarah bagi Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia hadir sebagai anggota penuh BRICS, sebuah blok ekonomi negara berkembang yang kini menguasai lebih dari seperempat kekuatan ekonomi dunia.
Dalam pernyataan resmi para pemimpin BRICS, Indonesia disambut sebagai anggota tetap, bersama 10 negara mitra baru lainnya yakni Belarus, Bolivia, Kazakhstan, Kuba, Nigeria, Malaysia, Thailand, Vietnam, Uganda, dan Uzbekistan.
“Kami menyambut Republik Indonesia sebagai anggota BRICS, demikian pula negara-negara mitra lainnya,” bunyi kutipan pernyataan tersebut, dikutip dari DDNews.
GDP BRICS Tembus Rp 489.546 Triliun, RI Jadi Bagian Kekuatan Baru Dunia
Mengacu pada data PDB tahun 2024, total Produk Domestik Bruto (GDP) negara anggota BRICS kini mencapai US$30,2 triliun atau setara dengan Rp489.546 triliun (asumsi kurs Rp16.230/US$). Angka tersebut setara dengan sekitar 27% dari total ekonomi global yang tercatat sebesar US$111,3 triliun atau Rp1.806.699 triliun.
Sementara itu, GDP kolektif negara-negara mitra BRICS tercatat sebesar US$3,8 triliun atau Rp61.674 triliun. Jika digabungkan, total kekuatan ekonomi BRICS dan mitranya mencapai US$34 triliun atau Rp552.420 triliun.
BRICS Soroti Isu Gaza dan Kritik Tajam ke AS
Dalam forum tahunan tersebut, BRICS juga menyampaikan keprihatinan atas konflik geopolitik yang terus berlangsung, khususnya serangan terhadap Gaza dan Iran. Para pemimpin BRICS menyerukan reformasi menyeluruh terhadap institusi global, dan menegaskan posisi BRICS sebagai kekuatan multilateral baru dalam percaturan internasional.
Kritik tajam juga ditujukan pada kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terutama soal tarif resiprokal dan proteksionisme dagang yang dinilai dapat merusak sistem perdagangan global yang adil dan terbuka.
Indonesia Siap Ambil Peran Strategis dalam Tatanan Global Baru
Bagi Indonesia, kehadiran di BRICS bukan sekadar simbol keanggotaan, melainkan langkah nyata dalam memperluas pengaruh dan memperkuat diplomasi ekonomi bebas-aktif. Pemerintah menegaskan bahwa Indonesia siap berkontribusi aktif dalam mewujudkan BRICS yang inklusif, berkelanjutan, dan kompetitif di masa mendatang.
Dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan posisi strategis di Asia Tenggara, Indonesia digadang-gadang akan menjadi salah satu pilar utama dalam transformasi BRICS sebagai kekuatan ekonomi global baru.
Sumber: CNBC Indonesia


Komentar via Facebook